Sekian kali masih ku mencoba
Menantimu di simpang ini
Harapan yang berhimpit nyeri
Mengusik rasa yang tak berperi
Langit pekat nuansa hitam
Mendung seakan tebar nestapa
Tiup bayu tajam menusuk
Di rinai rintik di hela hujan
Entah bayangmu dimana
Entah kau lupa simpang kita
(Padahal disini sudah berkali kuseka
Hujan yang basahi matamu dulu)
Senyap memaku ku bertahan
Tegar di badai kesekian
Biar kau ada disimpang mana
Biar kau akan kemana
Lapat-lapat ku dengar langkah
Sayup-sayup lirih suaramu
Isak ragu
Rintih enggan
Dalam hujan kau diam
(begitupun kuulur tangan berharap
dapat menyeka lagi basah dimatamu)
tapi kini kau tak perduli
Sementara
Pagut waktu dan aku terguling
Badai disimpang sama buat kita hilang
KH @ 090209 – C@I



