Bayang Rindu

2


adalah sesuatu
yang tak tertahan
kerinduan ini
bahkan ketika semilir angin
selalu jadi hantaran
yang mengantar bayangmu

hanya desahku
pada malam
hanya gejolakku
membakar sepi

kaukah bayangan itu ?
aku belum mengenalmu

bahkan aku tak tahu
bila mana bayangmu datang
saat kapan menghilang...

Malam Kosong

4

malam,

engkau dimana

apa yang kau impikan

aku, dia?

siapa

dimana

tak ada apa

tak ada siapa

kosongku mengapa




KH - Maret 09 "andrekhan" (C@I)

Mata Langit

2



mengapa kau meresah
menatap langit yang diam
dalam bimbang
bergelut di antara tanya
mencari jawaban kosong
akan nyata dan tak nyata
kepalsuan bertindih kebenaran
beringas hari hampakan waktu

takutkah
pada samarnya esok
pada mengaburnya bintang-bintang

sungguh,
tak bisa ku mendongeng cerita
atau mengajarkan cara
seakan kembara yang memberi jejak
namun, tak dapat juga ku jawab tanyamu

tapi ada mata langit
kebenaran sejati
mata yang ada dihatimu
bersinar membuka langit biru

pun akan kau dapati jawabnya...

KH - Maret 09 "andrekhan" (C@I)


BEGITUPUN...

3




begitupun bagiku dirimu
sosok bidadari di mimpiku
bila inginku merangkul kenang
bila mimpi hendak ku pajang

begitupun kau tak tahu
bagaimana kutahan puncak rindu
di malam meringkuk kesunyian
di malam bulan tak seperti lukisan

begitupun ku tak mudah
melepas sepeluk gundah
untuk sekedar meminjami mimpi
untuk hanya berkelakar sunyi

begitupun bagimu diriku
di malam menyisakah aku ?
mungkin mimpi lelah mengulang
mungkin terjagamu hanya membuang kenang
.....

( .....pun diriku bagimu begitu )

KH - Maret 09 "andre khan" (C@I)

Dalam Pusaran

0




Seperti riak di pusaran kelam
Sepi karang terkikis gelombang
Seperti raguku yang bersemayam
Suram rembulan tak berkerlip bintang

Genggamlah tanganku
Di kalut yang merangas
Di tepian lara membalut cemas

Ikatlah kakiku
Agar tak menginjak luka kering
Agar tak membasuh dimata yang bening

Sujudkan nafsuku
Biar tak mengoyak jarak bumi
Biar tak menampik rentang langit

Pasungkan tubuhku
Supaya lelap membelenggu
Supaya membusuk tanpa harum mu

Andai ku tak masuk ke dalam mu
Agar ku tak mewarnai putihmu



KH- C@I -140209

SIMPANG HATI

3




Sekian kali masih ku mencoba
Menantimu di simpang ini
Harapan yang berhimpit nyeri
Mengusik rasa yang tak berperi

Langit pekat nuansa hitam
Mendung seakan tebar nestapa
Tiup bayu tajam menusuk
Di rinai rintik di hela hujan

Entah bayangmu dimana
Entah kau lupa simpang kita
(Padahal disini sudah berkali kuseka
Hujan yang basahi matamu dulu)

Senyap memaku ku bertahan
Tegar di badai kesekian
Biar kau ada disimpang mana
Biar kau akan kemana

Lapat-lapat ku dengar langkah
Sayup-sayup lirih suaramu
Isak ragu
Rintih enggan

Dalam hujan kau diam
(begitupun kuulur tangan berharap
dapat menyeka lagi basah dimatamu)
tapi kini kau tak perduli

Sementara
Pagut waktu dan aku terguling

Badai disimpang sama buat kita hilang


KH @ 090209 – C@I

Dahan patah

2






kehampaan kah ini,
ketika dan harus
dahan itu patah
akankah menunggu
tersambung lagi

atau cukup kuat
mengakar dibumi

perdulikah
lembab tanah
ketika ia
berderik terinjak
rebah dikaki

telungkup
dihamparan sunyi



Ponty, C@I - 110409