Showing posts with label sendiri. Show all posts
Showing posts with label sendiri. Show all posts

Dalam Pusaran

0




Seperti riak di pusaran kelam
Sepi karang terkikis gelombang
Seperti raguku yang bersemayam
Suram rembulan tak berkerlip bintang

Genggamlah tanganku
Di kalut yang merangas
Di tepian lara membalut cemas

Ikatlah kakiku
Agar tak menginjak luka kering
Agar tak membasuh dimata yang bening

Sujudkan nafsuku
Biar tak mengoyak jarak bumi
Biar tak menampik rentang langit

Pasungkan tubuhku
Supaya lelap membelenggu
Supaya membusuk tanpa harum mu

Andai ku tak masuk ke dalam mu
Agar ku tak mewarnai putihmu



KH- C@I -140209

SIMPANG HATI

3




Sekian kali masih ku mencoba
Menantimu di simpang ini
Harapan yang berhimpit nyeri
Mengusik rasa yang tak berperi

Langit pekat nuansa hitam
Mendung seakan tebar nestapa
Tiup bayu tajam menusuk
Di rinai rintik di hela hujan

Entah bayangmu dimana
Entah kau lupa simpang kita
(Padahal disini sudah berkali kuseka
Hujan yang basahi matamu dulu)

Senyap memaku ku bertahan
Tegar di badai kesekian
Biar kau ada disimpang mana
Biar kau akan kemana

Lapat-lapat ku dengar langkah
Sayup-sayup lirih suaramu
Isak ragu
Rintih enggan

Dalam hujan kau diam
(begitupun kuulur tangan berharap
dapat menyeka lagi basah dimatamu)
tapi kini kau tak perduli

Sementara
Pagut waktu dan aku terguling

Badai disimpang sama buat kita hilang


KH @ 090209 – C@I

Dahan patah

2






kehampaan kah ini,
ketika dan harus
dahan itu patah
akankah menunggu
tersambung lagi

atau cukup kuat
mengakar dibumi

perdulikah
lembab tanah
ketika ia
berderik terinjak
rebah dikaki

telungkup
dihamparan sunyi



Ponty, C@I - 110409